Total Tayangan Halaman

Senin, 25 September 2017

Izinkan Ujian



Apakah keluhan, sungutan yang keluar saat kita mengalami ujian?
Apakah kita pernah merenungkan bahwa ujian yang kita alami itu
Tuhan ijinkan tidak melampaui batas kemampuan kita. Sampai saat ini,
kita semua sudah pemah mengalami ujian tentu saja. Dan cobalah ingat-ingat,
apakah ada masalah yang kita alami tidak terselesaikan? Dan cobalah ingat-ingat
saat kita bisa melewatinya ada berkat yang Tuhan tambahkan dalam hidup kita.
Ujian apapun yang kita hadapi, Tuhan tidak tinggal diam membiarkan kita
tenggelam dalam ujian itu. Dia mengerti dan peduli dengan kita. Dia mengerti
ada batas kemampuan kita saat menghadapi masalah. Karena itu Tuhan tidak
mengijinkan kita menerima beban yang terlalu berat yang membuat roh kita
menjadi lemah lesu, (Yes 57:15-16)

Yakub contohnya. Dia harus berada di rumah Laban selama 20 tahun dengan
keadaan bahwa dia harus bekerja dengan keras. Hal itu merupakan ujian buat
Yakub. Tetapi Tuhan tidak membiarkan ujian itu menjadi lebih berat dalam hidup
Yakub, sehingga Yakub tidak kuat menghadapinya. Tetapi Tuhan memberikan
jalan keluar bagi Yakub. Hasilnya ada berkat besar yang diterima oleh Yakub saat
melewati masa itu. (Kej 30:43)

Bukan itu saja, Yakub dipilih Allah untuk mengalami ujian-ujian agar menjadi
Israel milik Allah, membawa berkat Allah kepada setiap orang. la
melambangkan seorang beriman yang dipilih Allah, menikmaii kasih Allah
Bapa, dan kasih karunia Allah Putra. Yakub diubahkan Tuhan melalui ujian—ujian
dalam Iingkungannya sehingga menjadi seorang manusia yang matang, untuk
membagikan berkat Allah kepada orang lain.
Jadi, jika hari ini Anda mengalami ujian Anda tidak akan pernah takut lagi
menghadapinya karena Tuhan mengizinkan kita alami untuk membuat kita
menjadi lebih kuat lagi dalam Tuhan dan ada berkat yang sedang Tuhan siapkan
bagi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar